Kamis, 12 Mei 2011

contoh kalimat reported speech (direct & indirect speech)

1.
  • Ms. lina said to us " i will explain a direct speech".             ( direct speech)
  • Ms. lina said to us that she would explain a direct speech.   (indirect speech)

 2. 
  • I'm never eat meat he explained.       (direct speech)
  • He explained that he never ate meat. (indirect speech)
3.
  • I'm waiting for ani, ' he said.             (direct speech)
  • He said (that) he was waiting for ani. (indirect speech)
4.
  • I have found a flat,' he said.          (direct speech)
  • He said  (that) he had found a flat. (indirect speech)
5. 
  • He said , ' I've been waiting for ages '.  (direct speech)
  • He said he had been waiting for ages.   (indirect speech)

Reported speech ( direct speech & indirect speech )

Terkadang kita perlu mengatakan apa yang telah dikatakan oleh orang lain. Ada dua cara untuk melakukan ini dalam bahasa Inggris, yakni direct speech dan reported speech.
Direct speech
Direct speech menyatakan ulang secara persis apa yang telah dikatakan oleh orang lain. Contoh:
  • Jane said, “I’m so happy today”.
  • The president said, “I need a vacation”.
Reported speech
Reported speech secara tidak langsung melaporkan apa yang dikatakan orang lain. Contoh:
  • Jane said she was so happy today.
  • The president said he needed a vacation.
Reported speech menggunakan bentuk lampau dari direct speech. Jadi jika direct speech dalam bentuk present tense, maka reported speech dalam bentuk past tense. Contoh:
Direct Speech - I said, “She is in her office.”
Reported Speech - I said she was in her office.


  • verb berubah 

Direct speech
Indirect speech
Main verb past
Verb= berubah
Present = S+V1+O
Past = S+V2+O
Past = S+V2+O
Past perfect = S+had+V3+O
Present continouse = S+to be present+Ving+O
Past continouse = S+to be past+Ving+O
Past continouse = S+to be past+Ving+O
Past perfect continouse = S+had+been+Ving+O
Present future = S+modal present+V1+O
Past future = S+modal past+V1+O
Past future = S+modal past+V1+O
Past future perfect = S+modul past+have+V3+O
Present perfect = S+have,has+V3+O
Past perfect = S+had+V3+O
Past perfect = S+had+V3+O
Past perfect = S+had+V3+O
Present
Past

Senin, 02 Mei 2011

alang-alang yg tak berarti

Kupandang langit yang membisu...
Mencoba menggali sebuah makna..
Dalam dekapan kebingungan ku hancur dalam ketiadaan..
Ingin rasanya ku caci semua yang mencaciku ...
Menghina semua yang menghinaku..
Badan ini tak kuat lagi untuk berdiri..
Dan kaki ini tak sanggup lagi untuk menopang beban ini..
Tapi ku harus menjadi alang-alang di dalam rerumputan kuat walau tak berarti...
Tumbuh walau selalu dicabuti..
Dan tinggi walau dicaci..
Kupandangi langit yang membisu..
Mencoba menggali sebuah makna.. :)

Minggu, 01 Mei 2011

Agar Pertengkaran Berbuah Kemesraan

By Pipiet Tri Noorastuti, Mutia Nugraheni - Jumat, 14 Januari

Pertengkaran dalam sebuah hubungan bisa menjadi bumbu percintaan. Tetapi, jika tak kunjung usai, pertengkaran bisa menghancurkan keharmonisan hubungan.
Agar pertengkaran cepat selesai dan hubungan Anda serta pasangan kembali hangat, hindari tiga kebiasaan buruk berikut:

1. Aksi diam
Tidak ada yang suka dengan aksi diam. Cara ini seringkali dibenarkan dan dilakukan banyak pasangan saat bertengkar. Tetapi dengan diam, masalah tak akan kunjung selesai, justru sebaliknya akan memperburuk keadaan. Tetap jaga komunikasi. Jika tidak secara langsung, bisa lewat sms atau email. Itu akan jauh lebih baik daripada diam saja saat ada masalah.

2. Saling menebak
Tak seorang pun tahu apa yang Anda pikirkan, kecuali Anda sendiri. Jadi jangan menganggap pasangan dapat memprediksi keinginan dan harapan Anda, tanpa Anda mengkomunikasikannya.
Jika ada yang ingin Anda katakan, langsung saja bicarakan dengan lugas. Jangan mencibir ketika dugaan atau perkiraannya salah. Komunikasikan apa yang dirasakan, sehingga Anda tidak perlu membuang waktu menunggu dia membaca pikiran Anda.

3. Dendam
Dendam karena kesalahan masa lalu sebaiknya segera dihilangkan. Jika tidak, saat bertengkar Anda atau pasangan akan kembali mengungkit kesalahan masa lalu. Ini akan membuat masalah tak kunjung selesai.
Bicarakan dengan baik untuk menghilangkan dendam tersebut. Saat bertengkar fokuslah pada masalah yang ada, jangan melebar atau mengungkit masalah lalu yang sebenarnya sudah selesai.

Alasan Pria Takut Menikah

Kaum pria mengaku sangat mencintai pasangannya dan ingin menghabiskan seluruh hidup dengannya. Namun jika berbicara soal pernikahan mereka beralasan belum siap. Alhasil, banyak kaum wanita yang mengeluh.
Berikut beberapa alasan pria takut menikah:

1. Mereka takut menjadi terikat pada apa pun. Pria mencintai kebebasan mereka yang telah mereka nikmati sejak kecil. Seorang wanita di dalam kehidupan merekalah yang sudah menciptakan batas. Jika berselingkuh adalah komitmen, pernikahan adalah mengikat dan memiliki aturan. Perkawinan adalah komitmen seumur hidup dan laki-laki biasanya tidak ingin merencanakan masa depan mereka. Ini yang pria pikirkan.

2.Alasan kedua mengapa pria tidak ingin menikah adalah karena mereka takut bertanggung jawab. Perkawinan dalam masyarakat manapun adalah tanggung jawab yang lebih besar untuk pria. Keluarga dan istrinya bergantung padanya. Bahkan jika istrinya bekerja, ia masih memiliki tanggung jawab yang lebih besar terhadap keluarga. Pria takut gagal dalam perkawinan.
3. Wanita bisa kompromi dalam ruang pribadi mereka, tapi pria tidak akan pernah. Mereka mencintai ruang mereka, yang mungkin diterobos setelah menikah. Jadi, untuk menjaga ruang, pria tidak ingin menikah. 

4.Pria selalu bingung antara karir dan keluarga. Menurut mereka pernikahan membuatnya lebih sulit untuk menyeimbangkan karir dengan kehidupan pribadi. Khususnya ketika laki-laki dalam pekerjaan dengan profil tinggi, mereka tidak mau kompromi dengan keberhasilan mereka dan mengalihkan perhatian mereka untuk komitmen perkawinan.

Perdebatan antara pria dan wanita selalu tentang siapa yang lebih baik, tetapi pada akhirnya mereka harus menghabiskan hidup bersama. Pria dan wanita akhirnya jatuh cinta dengan perbedaan mereka tetapi apakah perbedaan dan tuntutan bisa menimbulkan masalah di masa depan Ini adalah pertanyaan besar yang membuat seorang pria tidak ingin menikah.(MEL/oneindia.in).

Liputan6.com, New Delhi